الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتُ، وَبِعَفْوِهِ تُغْفَرُ الذُّنُوْبُ وَالسَّيِّئَاتُ، وَبِكَرَمِهِ تُقْبَلُ الْعَطَايَا وَالْعِبَادَاتُ. اللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَاتَمِ النَّبِيِّيْنَ، الْمَبْعُوْثِ رَحْمَةً لِّلْعَالَمِيْنَ، الْمُرْسَلِ إِلَى كَآفَّةِ الْمَخْلُوْقِيْنَ، وَعَلَى آلِهِ وَذُرِّيَتِهِ الْأَطْهَارِ، وَصَحَابَتِهِ الْأَخْيَارِ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِالْاِبْتِعَادِ مِنَ الْأَشْرَارِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ اْلمُبِيْنُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَـمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَادِقُ الْوَعْدِ اْلأَمِيْنِ. أَمَّا بَعْدُ: فَيَا عِبَادَ اللّٰهِ، أُوْصِي نَفْسِي وَإِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللّٰهِ وَطَاعَتِهِ، قَالَ اللّٰهُ تَعَالَى: وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا، وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ.
Hadirin jamaah Sholat Jumat yang dirahmati Allah,
Mengawali khutbah di siang hari yang mulia ini, khatib secara khusus berwasiat dan mengajak diri khatib pribadi, serta jamaah sekalian: Marilah kita senantiasa memperkokoh ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Yaitu dengan bersungguh-sungguh menjalankan segala perintah-Nya, dan dengan sekuat tenaga meninggalkan segala larangan-Nya. Takwa inilah yang menjadi satu-satunya perisai kita, tidak hanya saat kita duduk di dalam masjid yang sejuk ini, namun juga saat kita melangkah keluar menghadapi terik dan godaan dunia.
Hadirin yang berbahagia,
Di bulan bulan sebelumnya hingga bulan November tahun 2026 ini, kita semua sedang diuji dengan cuaca kemarau yang luar biasa terik. Suhu udara melonjak, tanah-tanah retak, dan debu berterbangan.
Mari kita gunakan logika kemanusiaan kita sejenak. Perhatikanlah betapa lemahnya kita sebagai manusia. Hanya karena suhu naik di angka 35 hingga 37 derajat celcius, kita sudah mengeluh tiada henti. Kita gelisah luar biasa saat listrik tiba-tiba padam dan Kipas Angin/AC tidak menyala. Di jalanan, kita rela berputar-putar lebih lama hanya demi mencari tempat parkir yang teduh, takut jok motor atau mobil kita membakar kulit saat diduduki.
Jamaah sekalian... padahal secara sains, jarak matahari yang menyengat kita hari ini itu sangatlah jauh, 149 juta kilometer dari bumi!. Jika dengan jarak sejauh itu saja tubuh kita sudah bercucuran keringat, napas kita sesak, dan kita kehilangan konsentrasi, lalu bertanyalah pada diri kita sendiri: Sanggupkah tubuh renta dan kulit tipis ini menahan dahsyatnya panas api neraka kelak?
Seringkali kita merasa aman dengan dosa-dosa kita. Padahal Allah SWT dengan sangat keras menyindir manusia dalam Al-Qur'an:
قُلْ نَارُ جَهَنَّمَ اَشَدُّ حَرًّا ۗ لَوْ كَانُوْا يَفْقَهُوْنَ
Artinya : “Katakanlah (Nabi Muhammad), “Api neraka Jahanam itu jauh lebih panas.” Seandainya saja selama ini mereka memahami”.(Q.S. At Taubah : 81)
Hadirin Jamaah Sholat Jumat rahimakumullah,
Bayangkanlah kobaran api terbesar yang pernah mata Anda lihat. Sepanas apa pun kebakaran hutan di musim kemarau ini, atau sepanas apa pun las pelebur besi di pabrik-pabrik, itu belum ada apa-apanya. Rasulullah ﷺ bersabda :
نَارُكُمْ هٰذِهِ الَّتِي يُوْقِدُ ابْنُ آدَمَ، جُزْءٌ وَاحِدٌ مِنْ سَبْعِيْنَ جُزْءًا مِنْ حَرِّ جَهَنَّمَ
Artinya : "Api yang kalian nyalakan (di dunia ini) merupakan satu dari tujuh puluh bagian dari panasnya api neraka Jahanam." (HR. Bukhari dan Muslim)
Bahkan, rasa gerah dan udara menyengat yang menampar wajah kita saat keluar rumah di siang hari ini, hakikatnya adalah peringatan langsung dari Allah. Sengatan kemarau di penghujung tahun 2026 ini bukan sekadar fenomena alam biasa, melainkan teguran cinta dari Allah agar kita tersadar. Logikanya, jika untuk berlindung dari panasnya dunia saja kita rela membeli AC mahal, dan mencari tempat berteduh, lalu modal amal apa yang sudah kita siapkan untuk berlindung dari panasnya neraka?
Jangan sampai kita cerdas menyelamatkan fisik kita di dunia, tapi bodoh menyelamatkan ruh kita di akhirat.
Mari teteskan air mata taubat. Basahi lisan yang kering ini dengan istighfar. Perbanyaklah sedekah diam-diam, karena sedekah itulah yang kelak akan menjadi naungan (payung) kita di saat matahari didekatkan di Padang Mahsyar. Semoga Allah menyejukkan hati kita, mengampuni dosa-dosa kita, dan mengharamkan kulit kita dari sentuhan api neraka.
بَارَكَ اللّٰهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَذِكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِي هٰذَا فَأَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ حَمْدًا كَثِيْرًا كَمَا أَمَرَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ إِرْغَامًا لِمَنْ جَحَدَ بِهِ وَكَفَرَ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ سَيِّدُ الْخَلَائِقِ وَالْبَشَرِ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ: فَيَا عِبَادَ اللّٰهِ، اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ، وَاتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرٍ.
إِنَّ اللّٰهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَنَّى بِمَلَائِكَتِهِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهِ، فَقَالَ قَوْلًا كَرِيْمًا: إِنَّ اللّٰهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ. اَللّٰهُمَّ أَصْلِحْنَا وَأَصْلِحْ أَحْوَالَنَا، وَأَصْلِحْ مَنْ فِي صَلَاحِهِمْ صَلَاحُنَا وَصَلَاحُ الْمُسْلِمِيْنَ، وَأَهْلِكْ مَنْ فِي هَلَاكِهِمْ صَلَاحُنَا وَصَلَاحُ الْمُسْلِمِيْنَ. اَللّٰهُمَّ وَحِّدْ صُفُوْفَ الْمُسْلِمِيْنَ، وَارْزُقْنَا وَإِيَّاهُمْ زِيَادَةَ التَّقْوَى وَالْإِيْمَانِ. اَللّٰهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلَاءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلَازِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتَنِ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، عَنْ بَلَدِنَا إِنْدُونِيْسِيَّا خَاصَّةً وَسَائِرِ بِلَادِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً، يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ.
اَللّٰهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلًا وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ. رَبَّنَآ اٰتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَاَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.
عِبَادَ اللّٰهِ، إِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي اْلقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشَاءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. وَاذْكُرُوا اللّٰهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللّٰهِ أَكْبَرُ.
Anda telah mencapai batas baca materi berlisensi PRO untuk akun Free. Untuk membuka kunci dokumen ini dan mengakses fitur cetak/copy, silahkan Upgrade akun Anda.
Upgrade PRO SekarangBatalkan kapan saja. Nikmati akses tak terbatas.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!