الْحَمْدُ لِلّٰهِ أَنْعَمَنَا بِنِعْمَةِ الْإِيْمَانِ وَالْإِسْلَامِ. وَالَّذِيْ عَلَّمَ بِالْقَلَمِ عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ خَالِقُ الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَالْعَلَمِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ السِّرَاجُ الْمُنِيْرُ الْبَشِيْرُ وَالنَّذِيْرُ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ عَلَى سَبِيْلِهِ إِلَى اللّٰهِ يَسِيْرُ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَاعِبَادَ اللّٰهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللّٰهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ.
Kaum Muslimin Jamaah Jum’at Rahimakumullah,
Mari kita bersama-sama berusaha meningkatkan iman dan takwa kepada Allah, yaitu dengan menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi serta meninggalkan segala larangan-Nya.
Di antara perintah dan larangan Allah tersebut, telah nyata dan jelas disebutkan di dalam al-Qur'an dan hadits Nabi Muhammad saw. Segala perintah apabila dikerjakan akan menumbuhkan rasa ketenteraman jiwa, begitu pula segala larangan Allah apabila dilanggar akan membawa kepada kesengsaraan hidup, mulai dari dunia hingga di akhirat kelak.
Kaum Muslimin Jamaah Jumat Rahimakumullah,
Syukur dan kufur itu pada hakikatnya menjadi sifat hati. Namun syukur merupakan sifat baik yang harus dibangun, sedangkan kufur adalah sifat buruk yang harus ditinggalkan. Syukur dan kufur tersebut menjadi sifat baik dan buruk apabila dikaitkan dengan pemberian Allah yakni berupa anak cucu, harta benda, dan keadaan lainnya.
Seringkali kita melihat orang beriman hidupnya penuh dengan cobaan yang seolah tiada akhir. Sementara itu, orang fasik yang jauh dari agama, orang – orang yang tak pernah beribadah justru tampak hidupnya lancar dan bergelimang kemewahan duniawi. Janganlah terkecoh dengan pemandangan ini.
Karena, kehidupan ini ibarat masa sekolah. Seorang murid yang pandai dan dipersiapkan untuk naik ke kelas yang lebih tinggi, pasti akan dihadapkan pada ujian yang sulit dan menguras tenaga. Sebaliknya, anak yang putus sekolah atau tidak mau belajar akan terlihat bebas bermain tanpa beban ujian, namun sebenarnya masa depannya suram. Ujian dan musibah bagi orang beriman adalah cara Allah menguji kesungguhan iman kita agar kita 'naik kelas' di hadapan-Nya. Allah Swt. berfirman:
أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُوْلُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُوْنَ
Artinya: "Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan (hanya dengan) berkata, “Kami telah beriman,” sedangkan mereka tidak diuji?". (Q.S. Al Ankabut : 2).
Hadirin Jama’ah Jum’at Rahimakumullah,
Harta benda keduniaan hanyalah titipan, bukan penentu kebahagiaan. Jika kita mencari kebahagiaan hanya dari banyaknya harta tanpa rasa syukur, ibaratnya seperti meminum air laut. Semakin banyak air laut diminum, dahaga tidak akan hilang, justru kita akan semakin haus dan binasa. Kekayaan yang sejati adalah rasa syukur dan merasa cukup di dalam hati, ibarat segelas air putih yang menyegarkan seluruh tubuh.
Sahabat Abu Dzar menceritakan bahwa Rasulullah saw. bersabda:
يَا أَبَا ذَرٍّ، أَتَرَى كَثْرَةَ الْمَالِ هُوَ الْغِنَى؟ قُلْتُ: نَعَمْ يَا رَسُولَ اللّٰهِ، قَالَ: أَفَتَرَى قِلَّةَ الْمَالِ هُوَ الْفَقْرُ؟ قُلْتُ: نَعَمْ يَا رَسُولَ اللّٰهِ. قَالَ: إِنَّمَا الْغِنَى غِنَى الْقَلْبِ وَالْفَقْرُ فَقْرُ الْقَلْبِ
Artinya: "Wahai Abu Dzar, apakah engkau melihat bahwa banyaknya harta itu adalah kekayaan?". Aku (Abu Dzar) menjawab: "Iya, wahai Rasulullah". Rasulullah bersabda: "Apakah engkau melihat bahwa sedikitnya harta itu menjadi tanda kemiskinan?" Aku (Abu Dzar) menjawab, "Benar, wahai Rasulullah". Rasulullah bersabda, "Kekayaan yang sesungguhnya itu adalah kayanya hati, dan kemiskinan itu adalah miskinnya hati."
Oleh karena itu, pupuklah sifat syukur. Sekecil apapun rezeki jika disyukuri, Allah akan menambahkan keberkahannya, sebagaimana janji Allah dalam al-Qur'an:
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيْدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيْدٌ
Artinya: "Dan ((Ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku benar-benar sangat keras." (Q. S. Ibrahim : 7).
Semoga Allah menjadikan kita hamba yang tangguh melewati ujian dan pandai bersyukur, sehingga hidup kita dipenuhi ketenteraman. Amin.
بَارَكَ اللّٰهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ، وَقُلْ رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِيْنَ.
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ. أَشْهَدُ أَنْ لَآ إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، أَمَّا بَعْدُ : فَيَا عِبَادَ اللّٰهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللّٰهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ، وَأَحُثُّكُمْ عَلَى طَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ.
قَالَ اللّٰهُ تَعَالَى فِي اْلقُرْآنِ الْكَرِيْمِ : هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُمْ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيْعًا ثُمَّ اسْتَوَى إِلَى السَّمَآءِ فَسَوَّاهُنَّ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ. صَدَقَ اللّٰهُ الْعَظِيْمُ وَصَدَقَ رَسُوْلُهُ النَّبِيُّ الْكَرِيْمُ وَنَحْنُ عَلَى ذَلِكَ مِنَ الشَّاهِدِيْنَ وَالشَّاكِرِيْنَ، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ إِنَّ اللّٰهَ وَمَلَائِكَـتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَآ أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْـمًا.
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ، وَقَاضِيَ الْحَاجَاتِ. رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِيْنَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا، رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار.
عِبَادَ اللّٰهِ، إِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ، فَاذْكُرُوا اللّٰهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَاسْأَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُ اللّٰهِ أَكْبَرُ
Anda telah mencapai batas baca materi berlisensi PRO untuk akun Free. Untuk membuka kunci dokumen ini dan mengakses fitur cetak/copy, silahkan Upgrade akun Anda.
Upgrade PRO SekarangBatalkan kapan saja. Nikmati akses tak terbatas.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!